RSS

Hidup itu Seperti Simponinya Mozart


Hidup kita memang seperti simponinya Mozart. Ada yang pernah melihat orkestra secara langsung? Belum pernah? Saya juga belum pernah melihat secara langsung, tetapi saya pernah mendengarnya. Indah bukan? Menurut saya itu adalah komposisi melodi yang sangat indah.

Dalam sebuah simponi ada nada naik dan turun dan adapula saat dimana tempo lemah dan kuat. Layaknya sebuah simponi Mozart, hidup kita pun seperti itu. Naik turunnya sebuah nada adalah gambaran ujian yang kita hadapi. Terkadang kita berada di kondisi yang sulit dan terkadang kita berada pada kondisi yang nyaman. Kadang di atas dan kadang di bawah. Kadang naik dan kadang turun.

Tempo dalam sebuah simponipun tidak selalu sama, supaya tidak datar, Mozart mendesain tempo kuat dan lemah, dan akhirnya simponinya menjadi indah. Dalam menghadapi ujian yang naik turun, terkadang iman kita sering kuat dan lemah. Itu semua wajar. Kita hanya manusia biasa pasti sering bimbang dan berbuat salah. Namun pada akhirnya nanti, Mozart akan mengakhiri simponinya dengan sangat indah.

Tuhan juga seperti itu. Begitu sayangnya Ia pada kita, sehingga Ia menguji kita dengan berbagai cobaan sehingga terkadang iman kita menjadi naik turun. Dan setelah sebuah simponi Mozart selesai, semua penonton pasti akan bertepu tangan. Begitu juga kita, ketika kita sabar dan terus berusaha menghadapi ujian yang kita miliki, pada akhirnya akan menjadi sebuah ending yang indah. Orang-orang akan bertepuk tangan pada kita, orang-orang di sekitar kita akan selalu mendukung kita dan mendoakan kita serta memberikan selamat ketika kita sukses menghadapi cobaan yang telah Tuhan beerikan. Congratulation!!! You WIN!!!!

Mari sekarang kita dengarkan simponi Mozart sejenak dan coba maknai dengan hati terdalam, semoga kita bisa menjadi manusia yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Aamiin.

Belajar Mandiri dari Mejadi Anak Kos





Saat diumumkan menjadi mahasiswa UGM, beberapa minggu kemudian saya berangkat ke Yogyakarta bersama teman-teman saya, tanpa bimbingan orang tua kami masing-masing kami melaju ke tanah para sultan. Saya tidak punya keluarga di Yogyakarta, jadi selama di Yogyakarta saya tinggal sementara di kosan Mas Endri, dia mahasiswa UGM asal Lampung, tetangga desa saya.
Selain registrasi, saya juga mencari kosan untuk saya tinggal selama menempuh studi di Yogayakarta. Karena dana keluarga kami terbatas, saya memilih untuk mencari kos yang murah-murah namun memiliki lingkungan yang baik, nyaman dan tidak terlalau jauh dari kampus. Akhirnya saya mendapatkan sebuah kos yang saya inginkan.
Menjadi anak kos itu enak-enak susah. Bagi anak yang mampu pasti enak, mereka akan memilih kos yang bagus dan dilengkapi dengan fasilitas yang mewah dan lengkap, tak apa bagi mereka, karena mereka juga berpunya, dan itu hak mereka. Namun, bagiku yang terpenting adalah kosan ini bisa untuk tidur. Tak ada perabotan di kosanku. Kasur aku beli sendiri. Lemari pakaian aku beli setelah beberapa bulan mendapat kiriman uang. Aku membeli magic jar untuk menanak nasi sendiri, membeli setrika dan beberapa alat untuk mencuci. Aku mencuci baju sendiri, memasak nasi sendiri. Membeli sayur dan lauk adalah pilihan yang tepat untuk makan dengan cara hemat, aku tidak punya kipas angin, AC, televisi, meja belajar, tidak ada kamar mandi di dalam, mencuci piring sendiri, aku tidak berlangganan wifi dan aku jalan kaki menuju kampus setiap hari, tanpa sepeda dan tanpa sepeda motor.
Semua itu aku lakukan karena dana yang terbatas. Aku tidak mengeluh. Setiap kiriman yang datang aku syukuri. Bahkan aku kadang sedikit menolak kiriman dari mereka yang terlalu banyak. Darimana mereka mendapatkan uang secepat itu dan sebanyak itu? Akh, pasti Bapak berhutang lagi. Aku tahu itu. Bapak adalah tipe orang yang selalu mendukung mimpi-mimpi anaknya. Sejak dulu beliau pernah berkata, “Bapak cuma punya beberapa petak sawah, daripada Bapak memberikan sawah itu padamu, lebih baik sawah itu Bapak jual untuk kamu sekolah. Bapak yakin kamu sukses”. Aku terharu mendengarnya. Ya, aku datang ke Yogyakarta membawa beban yang berat. Beban diri pribadi dan beban untuk mengharumkan nama keluarga serta meninggikan derajat martabat keluargaku dalam  semua bidang.
Ada pelajaran berharga dari kehidupan kosku. Dari kesederhanaan dan keterbatasan ini, aku menjadi lebih mandiri. Aku terbiasa melakukan semuanya sendiri, mencuci, memasak, ke kampus jalan kaki dan sebagainya. Aku lebih siap memasuki dunia nyata menurutku. Sedang mereka anak-anak yang terbiasa hidup manja di tanah rantauan ini, mungkin suatu saat mereka akan terkejut bagaimana dunia nyata menyambut mereka ke dunia. Dunia kerja yang membutuhkan adaptasi.
Keterbatasan yang kumiliki membuatku terus bersemangat. Semangat untuk meraih kesuksesan, semangat untuk meraih prestasi sebanyak-banyaknya. Tak ada pikiran dalam benakku untuk santai dan menikmati masa muda. Bagiku masa muda adalah masa karir dan masa mencari sebanyak-banyaknya pengalaman dan ilmu. Kalaupun ada waktu untuk bersenang-senang di masa muda, proporsinya sangat sedikit, segini, sekitar 2% dari waktu luang. Lagipula aku juga tak punya banyak waktu dan uang untuk  bersenang-senang. Lebih baik ditabung karena lebih bermanfaat.
Keterbatasan ini pulalah yang menjadi bahan bakar untuk meraih mimpi. Bayangkan saja kalau saya terlahir dalam keluarga yang mampu. Apakah saya akan ada di sini, menimba ilmu di UGM? Bisa ya dan bisa tidak. Ada kemungkinan saya akan malas belajar dan berusaha saat saya dalam posisi aman. Dan kecenderungan semua orang seperti itu. Bersyukurlah kita dilahirkan di dunia ini, terutama aku. Aku terlahir dengan sehat dan dibesarkan dari Bapak seorang yang bertanggung jawab dan seorang Ibu yang lembut hatinya serta dikelilingi oleh adik dan teman-temanku yang selalu mendukungku. Aku tidak akan mengecewakan kalian. Aku akan sukses! Aamiin.
Pesan terakhir untuk teman-teman, belajarlah, bekerjalah, berusahalah, dan berkaryalah selagi kalian bisa dan mampu lakuakn di masa muda. Karena di saat anda dewasa nanti belum tentu anda akan terus dalam kondisi aman dan ditemani orang-orang yang anda dicintai. Anda sendirian di dunia ini. Maka usahakanlah hidupmu sendiri, sekarang ini juga. Masa tua akan menjawab kualitas apa yang anda berikan di masa muda.

See you
Rizal

Dua Loli Permen Milkita


2 loli permen milkita tidak sama dengan segelas susu

Pernah denger iklan dua permen loli milkita sama dengan segelas susu. Jika pernah dengar berarti kamu punya tivi di rumah..hehe..

Apakah kalian pernah berpikir dan membuktikan kebenaran dari iklan tersebut. Jujur kalau aku sudah pernah berpikir tapi belum membuktikannya secara ilmiah. Walaupun saya anak IPA tapi pada kesempatan ini saya akan menelaah dengan imajinasi ala otak kanan.

Begini, mana mungkin 2 loli permen milkita segede upil bisa sama dengan segelas susu. Kalau harganya mungkin sama kali ya, satu sachet susu frisian flag harga seribu dengan 2 loli milkita.
Oh atau emang bener 2 loli permen milkita sama dengan segelas susu.cara 2 loli permen milkita diemut dan air liurnya dimasukin gelas sampe 1 gelas. Cakep :D

Nah begitu hasil analisis saya yang sangat berkelas, jujur sama menentukan metode penelitian ini sangat sulit. Harus meminta kuesioner, harus didata dulu, harus mengkalkulasi dengan berbagai variabel dan harus berbohong pula pada anda semua. Hehe...
Sampai jumpa guis....

Ciri-ciri Cowok Playboy yang Harus Diwaspadai Wanita




1. Punya akun sosial media lebih dari satu
Berhati-hatilah pada cowok yang memiliki akun sosial media lebih dari satu. Contohnya adalah cowok yang memiliki dua atau lebih akun Facebook. Kemungkinan cowok tersebut adalah seorang playboy. Alasan Dia mempunyai lebih dari satu akun facebook adalah untuk menggoda atau merayu cewek lain tanpa sepengetahuan kamu di facebook.

2. Punya banyak nomor HP

Cowok kamu punya banyak nomor HP? Bukan untuk bisnis atau komunikasi dengan keluarga? Lalu buat apa? Kamu harus waspada karena itu bukan Kamu yang bagus untuk Kamu. Dia bisa saja menghubungi wanita lain dengan nomor yang berbeda, sehingga Kamu tidak mengetahuinya. Wah, kamu diselingkuhin!!! Huft...

3. Suka merayu atau pintar gombal

Cowok yang bermulut manis perlu diwaspadai, karena dia kemungkinan sudah terbiasa melakukannya ke banyak wanita. Cowok umumnya hanya bersikap manis kepada wanita yang mereka sukai. Jika dia melakukannya kepada setiap wanita, itu pertanda bahwa dia adalah seorang player. Benar-benar player. Ingat!! Catat!!

4. Sok perhatian

Hati-hatilah pada cowok yang selalu perhatian pada setiap wanita. Tipe cowok seperti ini akan menunjukkan kepeduliannya kepada setiap wanita yang dikenalnya. Itu tentu dilakukannya untuk bisa menarik perhatian banyak wanita. Apalagi wanita umumnya menyukai cowok yang perhatian. Seperti tanya sudah makan belum, ngajak makan dan segala bentuk perhatian lainnya. Tapi ada juga lho cowok yang perhatian namun bukan player, contohnya aku.

5. Suka tebar pesona

Cowok yang suka tebar pesona di mana pun dia berada juga harus Kamu waspadai. Dia mungkin tidak hanya menebar pesonanya di hadapan Kamu, tetapi juga wanita lain. Sok baik di depan kamu, sok cool di depan kamu dan lain-lain.

6. Mata keranjang

Apakah cowok kamumatanya selalu jelalatan saat melihat wanita lain berjalan di sekitarnya? Jika ya, usahakan untuk tidak menjalin hubungan asmara dengan cowok tipe ini atau kamu akan sakit hati karenanya. Dia tidak baik untuk Kamu. Orang semacam ini tak akan terpuaskan hanya dengan mengencani satu wanita. Dia pasti akan terus bermain mata dengan banyak wanita yang ditemui.

Inilah enam ciri cowok playboy yang harus diwaspadai wanita. Jangan biarkan diri Kamu terjebak dalam cinta buta yang malah merugikan diri kamu sendiri wahai kaum hawa. Saya sebagai cowok, dengan sangat rahasia membocorkan rahasia ini. Tolong jaga amanat saya dengan baik-baik. Aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.Akhir kata saya akan perlihatkan cowok super cool dan playboy abieezzz....ingat...catat!!!